PM Thailand Anutin
Dec 13, 2025 / admin / Categories: Used before category names. Berita Konflik Negara

PM Thailand Anutin Ungkap Telp Trump setelah Perang Hari ke-5.

PM Thailand Anutin, Bangkok -Pertempuran antara Kamboja dan Thailand berlanjut untuk hari kelima, dengan Kamboja menuduh militer Thailand terus melakukan penembakan. Perdana Menteri Sementara Thailand Anutin Charnvirakul mengkonfirmasi bahwa ia dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump.

Menurut media Kamboja, The Khmer Times, pasukan Thailand diduga melancarkan serangan baru di tiga provinsi Kamboja pada Jumat pagi (12 Desember 2025).

Surat kabar tersebut melaporkan bahwa pasukan Thailand melepaskan tembakan di distrik Ta Moan, Ta Kra Bay, dan Thmar Daun di Provinsi Oddar Meanchey, Kamboja.

Surat kabar tersebut juga melaporkan bahwa pasukan Thailand menembaki distrik Phnom Khaing dan An Ses di Provinsi Preah Vihear, serta desa Prey Chan dan Boeng Trakuan di Provinsi Banteay Meanchey yang berdekatan.

Tidak ada korban jiwa baru yang dilaporkan akibat pertempuran yang kembali terjadi.

Sebanyak 20 orang tewas di kedua negara, dan sekitar 200 lainnya terluka sejak pertempuran kembali berlanjut pada hari Senin.

Diperkirakan 600.000 orang juga telah mengungsi di kedua sisi perbatasan Thailand-Kamboja sejak runtuhnya perjanjian damai yang dimediasi Trump pada bulan Oktober.

Dalam sebuah unggahan di Facebook, Kementerian Pertahanan Kamboja juga membantah klaim militer Thailand tentang penggunaan tentara bayaran asing untuk mengoperasikan drone bunuh diri dalam serangan terhadap target di Thailand, menyebutnya sebagai “berita palsu.”

“Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja menolak propaganda yang disebarkan di halaman Facebook Angkatan Darat ke-2 Thailand yang menuduh Kamboja menggunakan orang asing untuk membantu peluncuran drone pandangan orang pertama (FPV) dalam konflik di perbatasan Kamboja-Thailand,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.(PM Thailand Anutin)

Secara terpisah, kementerian itu juga membantah klaim media Thailand bahwa mereka sedang bersiap untuk mengerahkan rudal PHL-03 buatan China dalam sengketa perbatasan tersebut.PHL-03 adalah peluncur roket multi-laras yang dipasang di truk, mampu meluncurkan roket berpemandu dan tidak berpemandu hingga jarak 70 hingga 130 kilometer (43,5 hingga 81 mil), menurut basis data militer AS.

Sementara itu, peluncur roket BM-21 rancangan Soviet yang digunakan di Kamboja hanya memiliki jangkauan 15 hingga 40 kilometer (9,3 hingga 25 mil).

“Kamboja menuntut agar pihak Thailand menghentikan penyebaran berita palsu yang disengaja untuk mengalihkan perhatian dari pelanggaran hukum internasional, dengan menggunakan Kamboja sebagai dalih untuk menggunakan senjata yang lebih ampuh terhadap Kamboja,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan.

Negara-negara tetangga di Asia Tenggara saling menuduh satu sama lain telah memperbarui konflik yang berpusat pada sengketa perbatasan yang telah berlangsung berabad-abad di sepanjang perbatasan mereka yang sepanjang 800 kilometer (500 mil), di mana kedua belah pihak mengklaim kepemilikan beberapa kuil bersejarah.

Leave a reply